Orientasi Mahasiswa

Salam Mahasiswa… Salam Mahasiswa… Salam Mahasiswa… Ungkapan itu mungkin sangat tepat untuk memulai tulisan ini, karena dalam tulisan ini ane akan mencoba berbagi pengalaman dengan para Mahasiswa yang masih aktif, calon mahasiswa maupun alumni mahasiswa di manapun Anda berada. (terdengar formal banget).
Dalam laman ini ane akan coba berbagi pengalaman selama ane duduk di bangku kuliah serta berbagi tips dan trik kemudian berbagi apa aja suka dan dukanya selama menjadi mahasiswa dan juga sebagai aktifis kampus.
Mungkin dimulai dari pertama kali ane menginjakkan kaki di kampus tempat ane saat ini ngampus dan menuntut ilmu, ceritanya mau mendaftar kuliah dengan niatan dan harapan bahwa uang di saku bakalan cukup untuk biaya andministrasi dan juga ongkos buat pulang. Dengan petunjuk dan arahan Pak Satpam waktu itu sebagai Guide, ane akhirnya mendaftarkan diri dan setelah itu berhak mengikuti psikotes penyaringan calon mahasiswa walaupun katanya itu hanya formalitas semata, selain itu ane dikasih tau juga bahwa akan ada kegiatan orientasi setelah tes nanti. Ya mungkin kegiatan semacam ospek walaupun dengan nama yang berbeda tetapi memiliki makna dan esensi yang tidak jauh berbeda.
Dalam lingkungan pendidikan formal kegiatan orientasi akan selalu ada dan biasanya dijadikan sebagai ajang pengenalan institusi itu sendiri kepada calon mahasiswa dan mungkin ajang spreading charm bagi para senior yang menjadi panitia dalam kegiatan tersebut. Mungkin kita telah mengalami yang namanya orientasi sejak masuk ke sekolah menengah pertama (SMP/MTS), kemudian kita juga mengalami masa orientasi di SMA/MA/SMK dan yang sederajat. Di level mahasiswa kegiatan ini pun tidak terlewatkan oleh para pemburu ilmu dalam rangka memulai babak baru sebagai mahasiswa, mereka dituntut untuk mengikuti kegiatan ini dari awal sampai akhir. Kegiatan orientasi sendiri di kalangan mahasiswa memiliki banyak nama, namun tetap memiliki tujuan yang sama. Mungkin yang paling familiar adalah Ospek, PPS, LDKO, LDKM, Mabit/Mabim atau baru-baru ini dikenal juga dengan nama MOPEKA (Masa Orientasi dan Pengenalan Kampus). Kegiatan ospek dkk. telah menjadi kegiatan rutin di setiap universitas/kampus atau perguruan tinggi lainnya. Kegiatan ospek sebenarnya udah mulai sedikit dikurangi karena banyak aktifitas-aktifitas yang sedikit keluar dari tujuan orientasi itu sendiri. Sehingga itu juga yang memunculkan banyak nama dari kegiatan ospek, untuk menghindari penyalahgunaan dari kegiatan tersebut oleh pihak institusi dan juga para senior dalam kegiatan tersebut.
Ane akan coba bercerita sedikit tentang kegiatan OSPEK di kalangan mahasiswa yang ane alami. Kata OSPEK sering diplesestin oleh para calon mahasiswa sebagai “Orientasi Senior Pengen Enak dan Kenyang”. Tidak berbeda jauh dari kegiatan MOS (Masa Orientasi Siswa) atau yang suka diplesetin jadi “masa orang tua sibuk”. Kegiatan ospek juga bertujuan untuk mengenalkan kampus kepada calon mahasiswa dan mereka (calon mahasiswa) bisa mengenal satu sama lain. Ada beberapa hal yang menjadi fokus utama dalam kegiatan ospek dkk. yakni memunculkan sifat kerjasama, kebersamaan, kepemimpinan dan juga tanggung jawab pada calon mahasiswa. Beberapa hal tersebut menjadi harga mati yang harus dimiliki oleh para mahasiswa selama mengikuti kegiatan ini (ungkapan salah seorang aktifis yang pernah menjadi panitia pelaksana dalam kegiatan serupa). Dalam kegiatan ospek seperti ini, mahasiswa diharuskan mengikuti beberapa kegiatan dalam rentang waktu kurang dari satu minggu dengan tampilan yang gak biasa bahkan sedikit dibuat agak tidak normal, misalnya dengan peserta ospek diharuskan memakai seragam SMA dengan topi dari bola yang dibelah, bawa karung atau pelastik sebagai pengganti tas dan juga memakai kaos kaki bola yang dipakai diluar celana panjang abu-abu, memakai sepatu dengan tali rapia sebagai pengikatnya dan banyak lagi.
Inti dari kegiatan ini sebetulnya sangat positif, karena banyak sekali manfaat dari kegiatan ini. Para calon mahasiswa bisa lebih mengenal tentang kampus yang akan mereka jadikan untuk menuntut ilmu, mereka juga diperkenalkan dengan sistem birokrasi yang ada di kampus, organisasi kampus, serta kegiatan-kegiatan lainnya yang menjadi bagian dari kurikulum dan akademik. Mereka juga dimotivasi oleh para dosen serta alumni yang sukses dari segi karir dan akademik untuk memberikan dorongan moral dan spiritual, sehingga para calon mahasiswa memiliki keinginan kuat untuk benar-benar berubah dari sebelumnya sebagai anak SMA yang manja, selalu ngandelin orang tua dan gak mau berusaha menjadi pribadi yang dinamis, suka kerja keras dan memiliki tekad yang kuat dalam menghadapi tantangan.
Output yang dihasilkan dari kegiatan ospek dsb. sebenarnya sangat dipengaruhi oleh kegiatan-kegiatan yang ada didalamnya, namun yang lebih berpengaruh adalah peran para senior yang menjadi panitia dalam kegiatan tersebut. Karena para calon mahasiswa lebih banyak mengikuti apa yang para seniornya lakukan dan tunjukan baik dalam sikap maupun tindakan mereka. Dan bisa dikatakan kegiatan ospek menjadi tolak ukur untuk berkembang dan tidaknya organisasi di kampus, ketika kegiatan ospek memberikan hal yang memberi kesan positif bagi calon mahasiswa maka euforia dalam organisasi pun cukup tinggi namun sebaliknya kegiatan ospek yang kurang akan berpengaruh kurang baik juga bagi perkembangan organisasi. Setidaknya itu pengalaman yang ane alami, dengan harapan ini tidak menjadi tolak ukur satu-satunya.
Maka dari itu ane mengharapkan kegiatan ospek dan sejenisnya bisa lebih baik lagi dengan kembali kepada tujuan dari kegiatan tersebut yang mampu memberikan energi positif dan paradigma baik untuk kemajuan kampus dan organisasi di dalamnya, terlebih untuk para mahasiswanya sebagai generasi penerus dan diharapkan bisa menjadi agen perubahan ke arah yang lebih baik. Sehingga kegiatan ini tidak lagi dicap sebagai kegiatan yang kelam atau kurang positif dan sering menjadi phobia syndrome bagi siswa yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, mudah-mudahan kegiatan ini bisa menjadi anchor atau jangkar sebagai fondasi awal dalam membentuk para pemuda yang berintelektual tinggi, berwawasan luas dan penuh integritas.

2 thoughts on “Orientasi Mahasiswa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s