Tipe Mahasiswa Secara Garis Besar

Setelah pada artikel sebelumnya Ane pernah membahas tentang tipe-tipe mahasiswa secara spesifik, yang jumlahnya mencapai 15 golongan. Kali ini Ane coba jelaskan tipe mahasiswa secara garis besar, supaya teman2 MTA tidak terlalu pusing dalam menilai diri teman2 dan mudah mengkategorikan jenis makhluk bernama mahasiswa ini termasuk golongan atau termasuk madzhab seperti apa serta bisa dijadikan sebagai acuan untuk menjadi mahasiswa yang diidamkan oleh negara, bangsa dan agama. Wah jauh banget haha…

Menjadi mahasiswa merupakan masa yang mungkin tidak akan terlupakan dan menjadi salah satu the best experience dalam hidup. Bagi mahasiswa tertentu, menjadi mahasiswa adalah sesuatu hal yang paling diimpikan, sehingga tidak jarang mereka betah di kampus sampai menghabiskan jatah maksimal 14 semester. Untuk mahasiswa tipe ini, kampus menjadi zona nyaman untuk menghabiskan sisa usia serta zona aman agar tidak dikatakan sebagai pengangguran. Kadang masa-masa kuliah dimanfaatkan untuk bersenang-senang dengan bergaya hidup glamour, membeli segala yang diinginkan dan mencoba apapun yang ingin mereka lakukan. Dengan tanpa sadar mereka telah menghamburkan dan menyia-nyiakan waktu, biaya dan kesempatan yang mereka miliki.

Pada dasarnya, tak ada yang salah dengan mahasiswa. Kehidupan mahasiswa tak jauh berbeda dengan masyarakat pada umumnya. Mereka makan, minum, tidur, berkembang, bersosialisasi, hingga ada yang berkembang biak, dan itu sudah bukan barang baru bagi lingkungan Indonesia saat ini. Pertanyaannya, apakah hanya itu fungsi dan peranan mahasiswa? Tentu tidak. Terlampau besar harapan dan ekspektasi orang tua, tetangga, masyarakat, bangsa dan negara bahkan agama yang merindukan sebuah perubahan positif dan masif dari orang-orang yang bertitel mahasiswa.

Namun, nampaknya perubahan itu hanyalah mimpi di siang bolong, jikalau kehidupan mahasiswa masih tetap stagnant dan bahkan tak ada keinginan untuk melakukan hal yang out of the box, yang benar2 mampu memberi implikasi besar untuk perubahan pribadi, sosial dan lingkungan sekitarnya.

Secara garis besar, mahasiswa bisa dibedakan ke dalam tiga jenis. Yakni mahasiswa idealis, mahasiswa apatis, dan mahasiswa oportunis. Mahasiswa idealis adalah mereka yang menganut sistem nasionalis dan menuntut perubahan, bahkan dewasa ini kita sering melihat kejadian seperti aksi demonstrasi mahasiswa yang menuntut hak mereka adapula yang bertujuan menolak sebuah kebijakan dari institusi ataupun pemerintah. Hal ini sebetulnya baik selama dilakukan dengan memperhatikan norma2 yang ada dan tetap berkoridor pada payung hukum setempat. Akan tetapi, saat ini para mahasiswa seperti itu ada dalam kungkungan politik dan imperialisme golongan. Sehingga terjadinya anomali sistem dan mereka justru menjadi mahasiswa yang idealis namun tidak realistis dan hanya akan memperpanjang permasalahan tanpa ada solusi yang dihasilkan.

Selanjutnya ialah mahasiswa apatis yang tak peduli mau ada demo atau aksi, tak peduli dekan dan pejabat kampus korupsi, tak peduli kebijakan pemerintah tak serasi, yang terpenting adalah absen mereka penuh terisi, maka aman dan usailah sudah. Tipe mahasiswa ini sangat mengkhawatirkan, karena mereka hanya akan terombang ambing keadaan di masa depannya. Dengan pengalaman yang nihil dalam urusan organisasi dan tak peka dalam memandang masalah serta tak ada langkah solutif dalam memecahkan masalah. Mereka pun memiliki slogan no background, no perception and no action, tapi gak no dong ya haha. Pergerakan mereka pun tak ubah layaknya seperti warga biasa yang tak mampu memberikan harapan dan perubahan.

Yang terakhir adalah tipe mahasiswa oportunis. Pergerakan mereka sama layaknya kaum-kaum Sophies pada masa Socrates, yang merasa dirinya sebagai golongan paling cerdas, anti perubahan atau biasa yang disebut sebagai pragmatis-apatisasi gerakan. Mahasiswa dalam porsi ini, hanya bisa mempertanyakan, tanpa ada solusi ataupun jalan keluar perubahan. Hanya bisa mengkritik, tanpa ada paradigma teori yang jelas. Alur yang dibangun nampaknya membentuk gerakan revival, yaitu gerakan penyucian diri, dengan etnosentris dan primordialis yang menjadi dasar gerakan. Mereka selalu bersifat antipati dan berkeinginan memotong alur gerakan, bersifat opportunistik.

Nah, dari tiga jenis mahasiswa di atas tak ada satupun yang memberikan implikasi baik. Lalu, jenis atau tipe seperti apa yang seharusnya di miliki seorang mahasiswa? Tipe idealis tentunya sangat diharapkan mampu berbicara banyak, hanya tetap harus realistis dan dinamis.

Bagaimana dengan teman2, termasuk golongan manakah Anda?

Kiat Sukses Ber-Organisasi Lewat Sejuta Ide

547469_3460117348138_1701935280_n

Dalam dunia organisasi, sebuah ide memiliki harga yang mahal. Karena dari sebuah ide bisa memunculkan produktifitas, kualitas, kredibilitas dan publisitas positif nan tinggi. Ide biasanya muncul dari pikiran seseorang, bisa datang kapan saja, di mana saja dan dalam berbagai macam caranya. Sebuah ide bisa menjadikan seseorang dianggap penting, karena dapat membantu dan memudahkan hal yang dianggap sulit. Dengan sentuhan ide, bisa membuat hal biasa menjadi luar biasa. Hanya saja tidak semua orang memiliki banyak ide ataupun idenya selalu bagus dan ide tidak selalu ada ketika dibutuhkan. Akan tetapi ide bisa kita dapatkan dengan melatih diri dan otak kita untuk terus berpikir, sehingga teman2 MTA bisa menjadi aktivis organisasi yang gede dengan segudang ide.
Sebagai seorang aktivis organisasi di kampus, tentunya teman2 MTA perlu mencoba beberapa kiat di bawah ini untuk mendapatkan sebuah ide dan mengelola pikiran agar ide bisa selalu berkembang.

1. Jangan Terpengaruh Mitos dan Takhayul

Ide dan kreativitas tak bisa dipisahkan, karena hanya dari otak yg penuh kreativitas sajalah ide brilian biasanya banyak bermunculan. Bagaimana caranya agar kita mempunyai otak yang penuh kreativitas? Pasti bisa, Ingatlah! Otak merupakan sesuatu yagn mahal, maka yang harus dihasilkan otak-pun pasti sesuatu yang mahal ataupun berharga. Yang harus teman2 ingat dan perlu camkan dalam2 dalam paradigma tentang sebuah ide adalah “jangan terpengaruh oleh mitos atau missconception yang mengatakan bahwa kreativitas itu adalah bawaan lahir dan sebagian besar dari kita tak memiliki bakat seperti itu.” Itu semua omong kosong. Kreativitas untuk mengeluarkan ide itu adalah kemampuan yang bisa dipelajari. Jadi, bagi Teman2 MTA yang bermimpi jadi manusia dengan segudang ide, keahlian ini bisa Teman2 MTA pelajari.

2. Wujudkan Mimpi

Jadilah seorang yang tidak hanya bermimpi dan terus berandai-andai. Mulai sekarang bertindaklah dan wujudkan mimpi Anda. Jadikan diri teman2 adalah seorang agen revolusioner baik bagi organisasi maupun dalam kehidupan pribadi teman2. Jika selama ini Anda selalu saja menerima keadaan, apapun yang terjadi pada diri Teman2 ataupun pada organisasi yg diikuti. Kini saatnya teman2 MTA bergerak. Pikirkan semua masalah yg ada, jangan hanya menerima. Masalah pasti ada saja terjadi pada kehidupan kita, entah itu di sekolah, di kampus, bahkan dalam diri pribadi pun kita pasti memiliki permasalahan. Jadi, lihat baik-baik sekeliling teman2 MTA. Buka lebar-lebar mata, telinga, dan akal. Kira-kira bagian manakah dari organisasi yg memerlukan perubahan? Pasti ada aja masalah yg mengganjal di hati, yang selalu jadi bahan keluh kesah teman2 dan kawan2 di divisi. Jika sudah ketemu, pikirkan semua pemecahan masalah yg ada itu. Ingat pepatah dari Ken Blanchard: “Banyak orang yang bisa melihat maslah, tapi hanya sedikit yang tahu bagaimana menyelesaikannya, dan lebih sedikit lagi yang mampu mewujudkannya.” Nah, jadikan diri Anda orang yg sedikit itu.

3. Jangan Takut Mencoba

Kunci kemenangan bagi orang sukses adalah mereka yang berani mencoba. Mereka berani untuk mengambil langkah perubahan dan mereka berani menyelesaikannya. Jadi, jangan pernah takut untuk mencoba. Sebagai gambaran, kita coba ingat bagaimana sebuah ide brilian dari seorang Tirto Utomo (penggagas air minum dalam kemasan sekaligus pendiri Aqua). Mesti teman2 ketahui, ide yang dicetuskan oleh Tirto Utomo pada awalnya dianggap “ide gila”. Karena waktu itu kebutuhan manusia akan air bersih tidak sebanyak saat ini, dan air bersihpun bisa didapatkan di mana saja. Tapi, coba kita lihat saat ini. Semuanya terbalik, kesulitan air di mana2, orang2 saat ini lebih suka yg praktis, maka tidak heran ide yang awalnya hanya dianggap ide konyol ternyata membuahkan hasil yang luar biasa. Jadi, coba terus kreativitaskan otak Teman2 untuk menggali solusi dari perubahan yang ingin Teman2 MTA buat. Karena sejatinya otak bukanlah sebagai organ perekam, tapi otak adalah sebagai organ pemikir.

4. Siapkan Diri Selalu

Ide merupakan sesuatu hal yang abstrak pada awalnya, kemudian bisa dikembangkan dengan langkah yang riil melalui tindakan. namun tidak semua ide bisa diaplikasikan dan ditangkap dengan mudah ketika ide tersebut muncul. Karena ide bagus kadang datangnya bukan pada saat Teman2 MTA duduk berkonsentrasi penuh memikirkan sessuatu. Akan tetapi ide muncul di saat yang tak terduga, bisa datang kapanpun dan dimanapun. Bahkan di saat Teman2 MTA tak memikirkan sesuatu sekalipun, begitu melihat atau mendengar sesuatu, ide itu tiba2 muncul dan terlintas dalam pikiran. Jadi, ingatlah. Ide bagus bisa datang kapan aja, unutk itu persiapkan diri Teman2 MTA selalu dengan alat tulis atau reminder lainnya untuk mencatat segala sesuatu yg keluar dalam benak Teman2 MTA.

5. Jangan Takut Ditentang

Kadang kita sering ragu untuk melempar ide atau gagasan kita ke forum yg lebih luas. Banyak ketakutan yang menghadang mental kita. Kita takut ditentang orang, kita takut ide kita ditertawakan orang karena kurang bagus atau kurang bonafid. Kita takut dibilang sok tahu atau sok pintar serta masih banyak alas an yang bikin hati dan nyali kita menciut.

6. Keep Calm and Respect

Jika muncul pertentangan dari orang2 sekitar, janganlah hal tersebut membuat patah arang. Teman2 harus tetap perjuangkan pendapat, karena boleh jadi mereka yang menentang teman2 merupakan orang yang pengen mengetahui seberapa dalam teman2 MTA tahu dan memikirkan ide tsb. Maka persiapkan diri teman2 sebelum melempar gagasan ke forum. Buatlah secara tertulis, termasuk bagaimana gagasan teman2 MTA bisa ditindaklanjuti secara riil. Disamping mempertahankan ide, jaga diri teman2 MTA untuk tetap menghargai dan menghormati pendapat orang lain. Jangan hanya karena teman2 MTA merasa bahwa ide teman2 MTA-lah yg terbaik, lalu teman2 berusaha mempertahankan ide tanpa menghiraukan pendapat dan masukan yang ada.

7. Berpikir Positif

Dalam memperoleh ide dan mempertahankannya dalam sebuah forum, Teman2 MTA diharuskan tetap berpikiran positif. Yakni ide teman2 MTA murni untuk kepentingan organisasi bukan untuk pribadi, dan berprasangka baiklah kepada orang2 yg menentang teman2 MTA. Bisa jadi mereka belum paham tentang gagasan yang teman2 MTA usulkan, tak ada salahnya teman2 MTA menerangkannya lebih terperinci.

8. Jangan Lepas Tangan

Setelah teman2 MTA berpikir untuk memperoleh ide, kemudian teman2 MTA mati2an mempertahankannya dan mencoba menerangkan kepada seluruh anggota. Janganlah berhenti sampai di situ, lengkapi semua ide tersebut dengan langkah dan tindakan yang nyata atau minta atasan untuk segera mewujudkan ide itu dalam tindakan yang riil. Kalau perlu teman2 MTA-lah yang menjadi motor penggeraknya. Dengan demikian teman2 MTA tak akan dianggap terkesan hanya bisa omong doang, tapi ogah melaksanakan ide tsb. Jadikanlah ide tersebut sebagai langkah yang nyata untuk membuat sebuah perubahan ke arah perbaikan. Karena sebaiknya seseorang tidak hanya tahu sesuatu tetapi juga dapat bertanya tentang sesuatu, dapat menyampaikan sesuatu dan dapat memperagakan atau mewujudkan sesuatu.

9. Partner Yang Tepat

Setelah teman2 merasa sudah dapat menjalankan ide tersebut dan siap untuk bergerak, hal yang tidak boleh dilupakan juga dalam hal ini adalah team yang solid. Maka untuk menopang kinerja dan terwujudnya ide secara konkrit, carilah partner atau orang2 yang ahli dalam setiap bidangnya. Ingatlah seorang ilmuwan hebat setara Steve Job pun membutuhkan para spesialis dalam merancang dan mewujudkan ide briliannya yang saat ini sudah mendunia. Begitupun dengan teman2 MTA, wujudkanlah ide brilian dengan orang2 brilian. So, find out the right man on the right place to make it right.

Jobless Phobia after Graduation Syndrome

Pada saat menjadi mahasiswa mungkin kita tidak memikirkan atau belum terpikirkan bagaimana rasanya mencari biaya untuk kehidupan sehari-hari, karena sejatinya kita masih memiliki supplier yakni orang tua. Namun, hal itu tidak akan selamanya agan dapatkan. Seiring dengan selesainya masa kuliah, maka dana APBD orang tua pun akan dihentikan. Dari sinilah biasanya para mahasiswa mulai berfikir bagaimana caranya mendapatkan penghasilan sendiri.

Bagi para mahasiswa yang telah melaksanakan sidang atau wisuda, yang sudah dinyatakan lulus atau hampir lulus, maka mereka akan segera mendapatkan beban yang sangat2 berat di pundaknya dan mereka akan dihadapkan pada dua pertanyaan. “mencari kerja atau lanjut ke S2?” Untuk pertanyaan kedua mungkin hanya akan didapatkan oleh para mahasiswa yang memiliki orang tua tajir atau mahasiswanya yang memiliki keinginan kuat untuk melanjutkan studinya. Bagi mereka yang dalam kondisi ekonomi pas2an dan belum ada kemauan yang kuat dalam diri untuk melanjutkan studi dikarenakan beberapa hal. Maka, solusi terdepan adalah mereka harus mendapatkan aktivitas baru yaitu bekerja sebelum mereka terjun ke masyarakat dan di “cap” sebagai pengangguran baru di masyarakat.

Kehidupan manusia memang tidak terlepas dari kebutuhan, mulai dari kebutuhan moral, emosional, spiritual, serta yang paling dianggap sakral adalah kebutuhan akan financial. Lalu bagaimana manusia tersebut bisa memenuhi segala kebutuhannya? Maka merekapun dituntut untuk berusaha bertahan dan memenuhi kebutuhannya. Dan salah satu langkah solutif untuk problem tersebut yakni dengan bekerja. Lalu apa jadinya kalau seseorang tanpa pekerjaan? (silahkan teman2 MTA jawab sendiri) Inilah yang mungkin akan dirasakan atau mungkin sudah mulai terasa oleh para MTA yang telah lulus atau hampir lulus dari studinya, yakni jobless phobia after graduation syndrome.

Artikel ini Ane dedikasikan kepada para MTA yang sedang menyusun skripsi, sedang mempersiapkan ujian sidang, mempersiapkan wisuda, atau yang mempersiapkan diri untuk terjun di dunia kerja. Bahwa Ane sarankan untuk jangan terburu2 untuk lulus kuliah, karena beban setelah kuliah ternyata lebih berat ketimbang masih menjadi mahasiswa. Dari itu, Ane nyatakan “jangan mau lulus sebelum dapat kerja”.

8 Jenis Penyakit Wanita

Penyakit Cewek

Berbagi pengetahuan nih untuk para MTA seputar dunia wanita, dikutip dari artikel Brian Al Huda.

Ini “rahasia” wanita juga, kalau nggak mau baca nggak dipaksa, namun rugi banget kalau nggak baca. (?) Soalnya, siapa tahu penyakitnya sudah stadium 4, tapi ehhh, belum mengetahui dan belum ngeh kalau dirinya “sakit”.

Oke deh, kita mulai, ya…..

Menurut kawan Ane, yang entah dimana dia dapatkan sumbernya — yang jelas pasti bukan dari dokter — penyakit kewanitaan terdiri dari 8 (delapan) jenis, yaitu :

(1) Nangisuitis

Akibat terlalu sensitif. Gejalanya bibir cemberut, Mata kedap- kedip. Efek sampingnya mata bengkak, saputangan banjir, hidung meler, bawaannya ngurung diri atau terkena penyakit Curhatitis A. Penyakit ini bisa diobati dengan obat Tegaridol, atau OBH ( Obat Berhati Hamba).

(2) Curhatitis B

Bawaanya pengen nyerocos terus, efek samping rahasia orang bisa bocor, terkena Nangisuitis. Penyakit ini bisa diarahkan positif jika ia bercuhatitisnya ke orang yang tepat, apalagi sama Allah.

(3) Shopping Syndrome

Gejalanya pengen jalan mulu, mata melotot kalo lihat barang bagus. Efek sampingnya lidah ngiler, mulut nganga, dompet jadi tipis. Jika sudah masuk stadium 4 (Parah banget) dompet pacar atau suaminya ikut tipis. Coba minum hematcoid atau tablet PD (pengendalian diri).

(4) Cerewetisme

Lebih parah dari curhatitis, tidak mengandung titik koma. Efek samping muncrat, telinga tetangga budek, dada pacar atau suaminya bisa jadi lebih halus karena sering mengelus. Lebih cepat makan pil dengar dan minum tablet bicara lebih diperlambat.

(5) Lamanian Dandanitos

Pengennya diem depan cermin.. Tangan kiri gatel gatel pengen pegang sisir, tangan kanan kram-kram pengen teplak-teplok pipi pake bedak. Efek samping : menor, telat, pacar/suami berkarat, gak kebagean makanan. Minum segera Sari Bawak ( Bagi Waktu) dan Taperi (Tambah Percaya Diri). Buat suaminya minum toleransikipil 230 sendok sehari sesudah dan sebelum mandi.

(6) Cemburunutomy

Gejala muka lonjong, tangan mengepal, alis menukik. Coba cegah dengan sirup prasangka baik 3 sendok sehari, pil pengertian dan tablet selidiki dahulu.

(7) Ngambekilation

Gejala hampir sama dengan Cemburunutomy, minum sabaron dan Bersyukurinis.

(8) Gossiphorrhea

Dikenal juga sebagai penyakit rumpingitis, yang diderita oleh sebagian besar wanita di seluruh dunia. Penyakit ini divonis oleh para ahli kesehatan sedunia sebagai akibat dari pergaulan, karena kalau tidak bergaul, apalagi kalo ga kenal orang lain sama sekali alias isolasi total, dijamin penyakit ini ga bakal diderita. Orang gila aja yang ngegosip sendirian..

Itulah jenis-jenis penyakit kewanitaan menurut kawan saya itu. Katanya, mungkin 5 atau 10 tahun ke depan WHO bisa mengkategorikan penyakit-penyakit ini sebagai penyakit yang MENGANCAM KELANGSUNGAN HIDUP UMAT LELAKI ALL AROUND THE WORLD…!

Sekarang, bagi teman2 MTA yang merasa diri sebagai wanita atau teman2 MTA cowok yg memiliki pasangan wanita, kira2 yang mana jenis penyakit di atas yang dimiliki oleh teman2 atau pasangannya? Harap didiagnosa lebih dini, agar supaya dapat segera diobati, kalau teman2 tidak ingin penyakit tersebut menjalar dan menular.

Penyakit di atas mungkin juga bisa terjadi bagi para MTA cowok, namun terlebih dahulu perlu dipertanyakan tentang ke’jantanan’annya haha… Perhaps he was lost his sense of gentlemen, it gonna be dangerous.

Teknik Persidangan Organisasi

Secara sederhana sidang bisa diartikan sebagai pertemuan untuk membicarakan sesuatu. Sedangkan sidang dalam organisasi adalah pertemuan formal suatu organisasi untuk membahas masalah tertentu agar menghasilkan keputusan sebagai sebuah kebijakan organisasi dengan mengikuti mekanisme-mekanisme dan aturan yang jelas. Kebijakan dan keputusan dari persidangan ini akan mengikat seluruh elemen organisasi selama belum diadakan perubahan. Keputusan yang telah disepakati dalam persidangan sifatnya final, sehingga berlaku bagi pihak yang setuju maupun tidak setuju, hadir atau tidak hadir dalam persidangan.

Dalam sebuah persidangan organisasi terdapat beberapa aturan atau mekanisme yang harus dipatuhi, mekanisme-mekanisme yang dibuat dan diberlakukan dalam sebuah persidangan bertujuan agar sidang yang dilaksanakan berjalan aman, aspiratif, dan demokratis. Oleh karena itu aturan main sidang harus jelas dan bisa dipahami oleh semua peserta sidang.

Sebelum membahas tentang aturan main dan teknik persidangan, kita akan membahas terlebih dahulu tentang jenis-jenis sidang dalam organisasi. Sidang di bagi kedalam beberapa bagian yaitu:

1) Sidang Pleno

a) Sidang Pleno diikuti oleh seluruh peserta dan peninjau Permusyawaratan
b) Sidang Pleno dipimpin oleh Presidium Sidang
c) Sidang Pleno biasanya dipandu oleh Steering Committee (panitia pengarah)
d) Sidang Pleno membahas dan memutuskan segala sesuatu yang berhubungan dengan Permusyawaratan

2) Sidang Paripurna

a) Sidang Paripurna diikuti oleh seluruh peserta dan peninjau Permusyawaratan
b) Sidang Paripurna dipimpin oleh Presidium Sidang
c) Sidang Paripurna mengesahkan segala ketetapan dan keputusan yang berhubungan dengan Permusyawaratan

3) Sidang Komisi

a) Sidang Komisi diikuti oleh anggota masing-masing Komisi
b) Anggota masing-masing Komisi adalah peserta dan peninjau yang ditentukan oleh Sidang Pleno
c) Sidang Komisi dipimpin oleh seorang pimpinan dibantu seorang Sekretaris Sidang Komisi
d) Pimpinan Sidang Komisi dipilih dari dan oleh anggota Komisi dalam Komisi tersebut
e) Sidang Komisi membahas materi-materi yang menjadi tugas dari Komisi yang bersangkutan

4) Sidang Sub Komisi

a) Sidang Sub Komisi diikuti oleh anggota masing-masing Komisi
b) Sidang Sub Komisi adalah pembagian dari komisi yang ada untuk membahas hal yang lebih spesifik dan detail
c) Sidang sub komisi lebih terbatas dalam sidang komisi guna mematangkan materi lanjut dan ketika sidang komisi dianggap cukup, maka tidak perlu diadakan sidang sub komisi.

Perangkat sidang:

1. Peserta sidang (Quorum)

Quorum adalah syarat sahnya sidang untuk dapat diadakan, karena tingkat quorum menunjukkan sejauh mana tingkat representasi dari peserta sidang. Semakin tinggi jumlah quorum, semakin tinggi pula tingkat representasi dari sidang tersebut.

2. Presidium atau pimpinan sidang

– Ketua (Presidium 1)
– Anggota (Presidium 2)
– Anggota (Presidium 3)

3. Agenda acara persidangan/materi persidangan

Meliputi bahan-bahan yang akan dibahas dalam persidangan. Biasanya terdiri dari draft tatib, AD/ART, PPO, GBHK, dll yang disusun sebelumnya oleh tim perumus sidang atau panitia khusus

4. Ruangan sidang

5. Perlengkapan sidang

– Meja
– Kursi
– Palu sidang
– Pengeras suara
– Podium
– Laptop dan Printer
– Notulensi

6. Tata tertib persidangan

Syarat – syarat pimpinan sidang (normative):

1. Mempunyai pengetahuan yang luas (cerdas)
2. Memahami atau mengetahui masalah yang akan dibahas
3. Bijaksana/netral/demokratis
4. Terampil memimpin sidang

Tugas Pimpinan sidang :

1. Membuka dan menutup sidang
2. Menjelaskan dan mengatur serta mengarahkan permasalahan agar fokus
3. Membuat keputusan-keputusan

Etika dan Aturan persidangan :

– Disiplin
– Berbicara setelah adanya izin dari pimpinan sidang
– Interupsi/penyelaan/pemotongan pembicaraan dengan mengikuti aturan
– Saling menghormati dan menghargai antar peserta sidang
– Tidak menyinggung permasalahan Agama/Ras/Suku (dalam perdebatan)
– Kerjasama antara pihak-pihak yang terkait dengan persidangan

Skorsing/pemberhentian acara waktu persidangan

– Sudah memasuki waktu istirahat yang sudah ditentukan
– Digunakan untuk lobi atau komunikasi nonformal diluar persidangan
– Untuk menghadapi keadaan darurat (chaos)
Refreshing (ketika menghadapi situasi yang stagnant dalam persidangan)

Ketukan palu sidang

 1 (satu) kali ketukan
a) Digunakan untuk perpindahan atau pergantian pimpinan sidang
b) Digunakan untuk pengesahan putusan biasa point per point dan atau bab per bab (keputusan sementara)
c) Digunakan untuk skorsing dalam waktu yang tidak terlalu lama
Contoh: (1×5 menit, 1×15 menit, dst.)
d) Memberi peringatan kepada peserta sidang agar tidak gaduh.
e) Mencabut kembali skorsing sidang yang waktunya tidak terlalu lama (biasanya skor 1X??menit, dst.) sehingga peserta sidang tidak perlu meninggalkan tempat sidang.

 2 (dua) kali ketukan
Digunakan untuk menskorsing waktu yang cukup lama. Misalnya istirahat, lobying, sembahyang, dan makan.
Contoh: (2×5 menit, 2×15 menit, dst.)
 3 (tiga) kali ketukan
a) Membuka dan menutup acara persidangan
b) Pengesahan keputusan yang bersifat prinsipil atau pengesahan keputusan akhir secara keseluruhan dari semua hasil persidangan (konsideran)

Macam-macam interupsi :

a) Interupsi point of order (digunakan apabila interupsi yang bersifat prinsipil)
b) Interupsi point of information (digunakan apabila ada informasi yang berhubungan dengan acara persidangan)
c) Interupsi point of clarification (digunakan apabila ada klarifikasi yang berhubungan dengan acara persidangan)
d) Interupsi point of personal privilege (digunakan untuk melakukan pembelaan yang bersifat personal/privacy).

Istilah-Istilah atau Move-Move dalam Persidangan

a) Skorsing ialah penundaan persidangan untuk sementara waktu.
b) Lobbying ialah suatu bentuk kompromi dalam menyelesaikan perbedaan pendapat dalam pengambilan keputusan
c) Interruption atau interupsi (Memotong pembicaraan)
d) Walk out ialah keadaan tidak menyetujui dengan kesepakatan sidang karena persidangan sudah tidak relevan dengan prinsip mereka dan memilih untuk keluar dari acara persidangan
e) Kliring ialah memotong pembicaraan diatas interupsi.
f) Pending ialah memberhentikan sidang untuk sementara waktu dengan tujuan tertentu seperti istirahat, lobby, penundaan sidang
g) PK (Peninjauan kembali) ialah mekanisme yang digunakan untuk mengulang kembali pembahasan/putusan yang telah ditetapkan

Sumber terkait:

http://amirsyampa.blogspot.com/2011/12/materi-teknik-persidangan-organisasi.html

http://ariefhidayat90.wordpress.com/2012/01/31/tata-cara-bersidang-dalam-organisasi/

http://rizqisyawal.blogspot.com/2007/11/tata-cara-teknik-sidang.html

Eid Al-Fitr Mubarak

Eid Al-Fitr atau dalam bahasa Indonesia dikenal dengan sebutan Idul Fitri atau hari raya Lebaran, Idul Fitri berasal dari bahasa Arab (‘Īdul-Fiṭr) yang memiliki arti kembali ke fitrah (suci). Idul Fitri merupakan hari raya umat Islam yang jatuh pada tanggal 1 Syawal pada penanggalan Hijriyah. Mendengar kata Idul Fitri tentu dalam benak setiap orang (umat muslim) yang ada adalah kebahagiaan dan kemenangan. Dimana pada hari itu, semua manusia merasa gembira dan senang karena telah melaksanakan ibadah puasa selama sebulan penuh.

Bagi para mahasiswa, idul fitri juga memberikan arti tersendiri. Yang mana pada saat Idul Fitri terjadi banyak fenomena, yang tentunya tidak hanya bagi para orang tua, anak2, pekerja, pengangguran, pejabat, konglomerat, perantau ataupun pribumi, hal tersebut juga melibatkan para mahasiswa. Seperti yang kita ketahui dalam Idul Fitri banyak terjadi fenomena yang kemudian menjadi tradisi dan semacam ritual dalam setiap tahunnya. Lebaran biasa ditandai dengan adanya fenomena ”mudik (pulang kampung)” yang notabene hanya ada di Indonesia. Selain itu, hari raya Idul Fitri juga kerap ditandai dengan hampir 90% mereka memakai sesuatu yang baru, mulai dari pakaian baru, sepatu baru, sepeda baru, mobil baru, pacar baru atau bahkan istri baru (bagi yang baru menikah).

Fenomena terbaru juga hadir belakang ini, yakni fenomena petasan. Petasan dan Kembang api (fire works) saat ini tidak hanya laris ketika menjelang tahun baru Masehi aja, akan tetapi Lebaran Idul Fitri pun menjadi semarak dengan adanya petasan. Sempat membuat bingung karena orang-orang lebih mementingkan selebrasi daripada arti dari Idul Fitri sendiri. Sehingga malam Takbiran yang seharusnya masyarakat stay di mesjid mengumandangkan gema takbir, sekarang tidak lagi. Karena orang2 justru mencari lapangan atau nongkrong di jalan sambil menyalakan petasan dan kembang api bahkan tidak jarang para remaja cowok justru mengadakan small party (pesta miras & narkoba) dengan teman2-nya.

Ironis memang melihat beberapa fenomena saat ini di hari Lebaran, mungkin jaman udah berbeda dan juga tidak heran mengapa orang2 justru salah mengartikan makna Lebaran. Faktor uang dan kemewahan duniawi telah membuat mereka lupa, maklum saja karena perputaran uang terbesar ada pada saat Lebaran.

Sementara itu kembali kepada makna Idul Fitri yang sebenarnya adalah kembali ke fitrah, ya suatu hari raya yang dirayakan setelah umat Islam melaksanakan ibadah puasa Ramadhan satu bulan penuh. Dinamakan Idul Fitri karena manusia pada hari itu laksana seorang bayi yang baru keluar dari dalam kandungan yang tidak mempunyai dosa dan salah.

Idul Fitri juga diartikan dengan kembali ke fitrah (awal kejadian). Dalam arti mulai hari itu dan seterusnya, diharapkan kita semua kembali pada fitrah. Di mana pada awal kejadian, semua manusia dalam keadaan mengakui bahwa Allah SWT adalah satu-satunya Tuhan. Dalam istilah sekarang ini dikenal dengan ”Perjanjian Primordial” sebuah perjanjian antara manusia dengan Allah yang berisi pengakuan ke Tuhan-an.

Pertanyaannya, apakah kita kembali fitri bila saat Lebaran justru melakukan hal-hal yang tidak fitri?

Peluang Berwirausaha Bagi MTA

Bisnis MTA 2

Sebagai mahasiswa memang tidak ada kata untuk berdiam diri, walaupun sedang berada dalam keadaan libur serta dalam kondisi berpuasa. Bukan berarti para mahasiswa hanya menjadi para penambah pengangguran di masyarakat dengan kembali ke rumah orang tua, menjadi anak manja yang berleha-leha serta beralih profesi jadi pelengkap penderita orang tua yang tak berdaya. Seyogyanya mahasiswa memiliki berjuta rencana, dengan berjubel ide di kepala, serta dibarengi usaha dan do`a yang tak terhingga kepada Yang Maha Kuasa.

Begitupun ketika perencanaan yang telah disiasati sedari lama dan butuh aplikasi yang lebih baik ketika menghadapi bulan puasa. Nah, bagi para mahasiswa ini Ane coba berbagi beberapa tips saat tetap tinggal di tempat kostan karena mempunyai kegiatan selama bulan Ramadhan dan mencoba berbagai beberapa usaha yang sangat mungkin dilakukan oleh mahasiswa dengan modal awal yang minimal, irit dalam ngeluarin duit, namun ikhtiar tetap gencar dan bisnis terancam laris.

Berikut Ane coba share ke teman2 mahasiswa dalam mencoba memulai bisnis khususnya pada saat menjelang dan ketika bulan puasa tiba.

Bisnis Kuliner

Bisnis ini cukup popouler karena setiap manusia pasti memerlukan makan dan mereka pun pasti menginginkan variasi makanan yang tidak itu2 aja. Ketika bulan puasa tiba, kuliner yang pastinya sangat menarik minat adalah makanan yang berbau manis dan segar. Karena hal itu disebabkan pada falsafahnya yaitu “disunatkan berbuka puasa dengan yang manis” maksud kata “yang manis” di sini adalah makanan atau minuman yang memiliki rasa manis. Sebagai contoh ta`jil berupa: kolak, es kelapa, sop buah, bubur kacang, es blewah, es pisang ijo, dan lain sebagainya.

Nah, bagi teman2 yang mau mencoba peruntungan dengan berbisnis kuliner seperti disebutkan di atas. Maka yang harus dipersiapkan lebih awal adalah mental, karena keberanian dalam berspekulasi dan juga keberanian menahan malu dalam menjajakan item makanan di atas sangat menentukan munculnya pangsa pasar besar dan loyal customer yang akan selalu datang kembali membeli makanan/minuman yang ditawarkan.

Bisnis MTA

Bisnis Pakaian

Pakaian dan fashion merupakan hal yang tak bisa dipisahkan dari kehidupan umat manusia, ini merupakan kebutuhan primer yang mesti terpenuhi seumur hidup manusia sebagai makhluk sosial dan beretika. Berdasarkan kebutuhan tadi, maka tidak heran permintaan pasar mengenai pakaian tidak pernah sepi. Bahkan, berbagai industri yang bergelut di bidang konveksi pun semakin menjamur dan semakin banyak memproduksi pakaian dalam berbagai jenis dan bahan. Begitupun dalam hal teknik pemasaran, berbagai cara akan dilakukan untuk menarik simpati pembeli dan meraup keuntungan yang melimpah. Tidak ketinggalan bagi mereka para mahasiswa yang aktif dalam bisnis ini, mereka memanfaatkan kondisi teman2 mahasiswa yang masih memiliki sifat borju dan sangat concern terhadap performance dalam kesehariannya sebagai pangsa pasar bisnis ini.

Bisnis Transfer Ilmu

Tipe bisnis yang terakhir memang hanya segelintir dari sekian banyaknya mahasiswa yang berani mengambil bisnis seperti ini, jenis dari bisnis transfer ilmu sangat variatif. Dimulai dari membuat kursusan bahasa (Inggris, Jepang, Francis, Mandarin, dll), kemudian mengadakan Pesantren Kilat (Sanlat), bagi para mahasiswa yang punya kelebihan dalam bidang IT mereka membuka bengkel IT semisal: install ulang laptop, netbook, PC Komputer, bahkan reparasi telepon seluler.

Nah, itulah beberapa jenis bisnis yang sering digeluti oleh beberapa mahasiswa aktif versi MTA. Bisnis ini tidak hanya mereka lakukan pada saat liburan ataupun sedang menjalani ibadah puasa, akan tetapi mereka pun mencoba konsisten dengan bisnisnya pada saat perkuliahan sudah mulai aktif kembali. Bagi yang pensaran dengan beberapa bisnis di atas, Ane sarankan jangan hanya angan2 belaka ataupun hanya omongan semata, akhirnya bisa mendapat julukan seperti yang diungkapkan oleh Dr. Budi Setiadi dalam Organisasi Terlarang, yaitu: NATO (No Action Talk Only), yang selanjutnya akan memunculkan NARO (No Action Reason Only), dan berdampak menjadi NADO (No Action Dream Only), kemudian yang bisa dilakukan hanya NACO (No Action Correcttion Only) dan pada akhirnya NAGO (No Action Gossip Only).

So, yang lebih tepat dan paling akurat serta cermat adalah dengan melakukannya langsung, karena tidak ada bisnis yang tercipta dengan hanya berimajinasi ataupun intuisi. Bisnis memerlukan aplikasi, just do it!